Rabu, 28/03/2012 11:00 WIB

Dolce & Gabbana Tuntut Butik Bernama 'Dolce and Banana'

Eya Ekasari - wolipop

img
ist.
Jakarta - Dolce & Gabbana tampaknya tak suka bila ada merek yang menggunakan pelesetan brand mereka. Buktinya, Dolce & Gabbana siap menuntut sebuah butik yang bernama 'Dolce and Banana'.

Rumah mode asal Italia tersebut dikabarkan tengah menggugat pemilik butik perhiasan 'Dolce and Banana', Mijou Beller. Menurut Racked, Dolce & Gabbana menuntut butik yang terletak di Afrika Selatan itu atas 'perilaku yang tidak pantas' dan 'pelesetan' nama brand eksklusif. Biaya pelegalan yang diajukan Dolce & Gabbana sebesar US$ 13.000 atau sekitar Rp 119 jutaan.

Setelah pihak Dolce & Gabbana menghubungi Mijou Beller, wanita 60 tahun itu tanpa ragu langsung mengganti nama butiknya menjadi ' ... & Banana'. Hal itu dilakukannya karena merasa tidak mampu membeli biaya pelegalan merek yang diajukan oleh rumah mode yang digawangi oleh Domenico Dolce dan Stefano Gabbana.

"Kami tidak keberatan untuk mengganti nama. Saya tidak mampu untuk membayar biaya pelegalannya," ujar Beller, seperti yang dikutip Huffingtonpost.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Dolce & Gabbana. Namun kasus mengenai 'trademark' yang berkahir di pengadilan, bukanlah yang pertama kali bagi Dolce & Gabbana.

Sebelumnya, Dolce & Gabbana sempat menuntut Levi's pada awal 2011 akibat ciri khas jahitan dan tag yang serupa. Pada 2008, perusahaan asal Finlandia, Marimekko juga bermasalah dengan Dolce & Gabbana karena meluncurkan motif bunga yang dirasa sama.

Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
(eya/eya)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com